Cuci 250g beras ketan hingga bersih di bawah air dingin yang mengalir hingga air jernih. Rendam beras dalam air bersih setidaknya 1 jam, atau lebih baik 4-6 jam, atau semalaman.
Tiriskan beras ketan yang sudah direndam dengan baik. Kukus beras dalam keranjang kukusan yang dialasi kain kasa selama sekitar 20-25 menit, atau hingga beras empuk dan transparan. Atau, masak dalam penanak nasi dengan rasio 1 cangkir air untuk 1 cangkir beras.
Saat beras dikukus, campurkan 200ml santan, 40g gula pasir, dan 1/8 sendok teh garam dalam panci. Panaskan di atas api sedang-kecil, aduk terus-menerus hingga gula dan garam larut sempurna. Jangan biarkan mendidih. Angkat dari api.
Pindahkan beras kukus yang panas ke dalam mangkuk. Tuangkan santan manis yang sudah disiapkan (bagian 200ml) ke atas nasi. Aduk perlahan hingga tercampur, lalu tutup mangkuk dan biarkan selama 10-15 menit agar nasi menyerap santan sepenuhnya. Sesekali aduk.
Saat nasi menyerap santan, kupas dan iris 2 buah mangga matang. Sisihkan.
Dalam panci kecil, campurkan sisa 50ml santan, 10g gula pasir, dan 1/8 sendok teh garam. Panaskan di atas api kecil, aduk hingga gula dan garam larut. Biarkan mendidih perlahan dan sedikit mengental jika diinginkan (opsional, beberapa orang menambahkan larutan tepung maizena). Angkat dari api.
Sendokkan nasi ketan santan hangat ke piring saji. Tata irisan mangga di samping nasi. Siram dengan saus santan topping dan taburi dengan 1 sendok teh biji wijen putih sangrai. Sajikan segera.
Masak ini di aplikasi — simpan & lihat menu malam ini
Unduh