Bersihkan bebek secara menyeluruh dan keringkan sepenuhnya dengan tisu dapur. Buang kelebihan lemak dari rongga dalam.
Dalam mangkuk kecil, campurkan arak Shaoxing, bubuk ngo hiong, garam, gula, lada putih, saus kedelai dan bubuk bawang putih. Aduk rata hingga menjadi pasta.
Oleskan bumbu yang sudah disiapkan secara merata ke bagian dalam rongga bebek. Gunakan sedikit maltosa untuk menyegel bukaan bebek, atau gunakan tusuk sate atau tali untuk menutup rapat.
Gantung bebek di atas wastafel atau mangkuk besar. Siramkan air mendidih dengan hati-hati ke seluruh kulit bebek, pastikan setiap bagian terpapar untuk mengencangkan kulitnya.
Dalam mangkuk terpisah, campurkan cuka putih, sisa maltosa, madu, dan air hingga merata.
Oleskan larutan kulit renyah secara merata ke seluruh kulit bebek. Ulangi langkah ini dua hingga tiga kali untuk hasil terbaik.
Gantung bebek di tempat yang sejuk dan berventilasi baik selama minimal 2-3 jam, atau sebaiknya semalaman di lemari es. Kulit bebek harus benar-benar kering sebelum dipanggang.
Panaskan oven hingga 190°C (375°F). Letakkan rak panggangan di atas loyang dan tambahkan sekitar 1 cangkir air di dasar loyang untuk menampung tetesan lemak dan mencegah asap.
Letakkan bebek dada menghadap ke atas di atas rak panggangan oven yang sudah dipanaskan. Panggang selama 30 menit.
Balikkan bebek dengan hati-hati dan terus panggang selama 30-45 menit, atau sampai kulit bebek berwarna cokelat keemasan dan renyah.
Jika kulit bebek tidak cukup renyah, Anda dapat menaikkan suhu oven menjadi 220°C (425°F) dan memanggang bebek dada menghadap ke atas selama 15-20 menit lagi, awasi dengan hati-hati agar tidak gosong.
Keluarkan bebek dari oven dan biarkan di atas talenan selama 10-15 menit sebelum dipotong dan disajikan.
Masak ini di aplikasi — simpan & lihat menu malam ini
Unduh