Dalam mangkuk besar, campurkan ayam, yogurt, air lemon, pasta jahe-bawang putih, 0.5 sdt kunyit, 0.5 sdt jintan, 0.5 sdt ketumbar, 0.5 sdt bubuk cabai, dan 0.5 sdt garam. Aduk rata hingga ayam terlapisi. Tutup dan marinasi di kulkas selama minimal 30 menit, atau hingga 4 jam.
Tiriskan kacang mete yang sudah direndam dan haluskan dengan sedikit air hingga menjadi pasta yang halus. Sisihkan.
Panaskan minyak atau ghee dalam wajan besar atau panci Belanda di atas api sedang-tinggi. Masukkan ayam yang sudah dimarinasi dan masak selama 5-7 menit hingga sedikit kecoklatan di semua sisi. Angkat ayam dari wajan dan sisihkan.
Dalam wajan yang sama, masukkan bawang bombay cincang dan masak selama 8-10 menit hingga lunak dan transparan, kikis sisa-sisa yang menempel di dasar wajan. Kurangi api jika perlu untuk mencegah gosong.
Masukkan sisa pasta jahe-bawang putih, 1 sdt kunyit, 1.5 sdt jintan, 1.5 sdt ketumbar, 1 sdt bubuk cabai, dan 1 sdt garam ke dalam bawang bombay. Tumis selama 1-2 menit hingga harum.
Aduk tomat hancur dan didihkan perlahan. Masak selama 10-15 menit, aduk sesekali, hingga saus mengental dan minyak mulai terpisah dari sisi wajan.
Tambahkan pasta mete yang sudah diblender, krim kental, dan air atau kaldu ke dalam saus. Aduk rata hingga tercampur dan didihkan perlahan. Lanjutkan memasak selama 5 menit, pastikan saus halus dan kental.
Masukkan kembali ayam yang sudah dimasak ke dalam saus. Aduk garam masala, daun fenugreek yang sudah dihancurkan, dan gula. Didihkan perlahan selama 5-7 menit lagi agar rasa menyatu dan ayam memanas kembali.
Hias dengan ketumbar segar sebelum disajikan. Sajikan panas dengan nasi atau roti naan.
Masak ini di aplikasi — simpan & lihat menu malam ini
Unduh