Rebus tulang babi dan kulit ayam/paha ayam dalam air mendidih selama 5 menit, lalu bilas hingga bersih.
Panggang ikan 'daai dei' (ikan kering) di wajan kering hingga harum, lalu hancurkan.
Dalam panci besar, masukkan tulang babi dan kulit ayam/paha ayam yang sudah direbus, ikan 'daai dei' yang sudah dipanggang, udang kering, dan air. Didihkan, lalu kecilkan api dan masak perlahan setidaknya selama 1,5-2 jam.
Saring kaldu, buang ampasnya. Tuang kembali kaldu bening ke dalam panci. Bumbui dengan garam, lada putih bubuk, dan gula batu. Jaga agar tetap hangat.
Dalam mangkuk, campurkan udang segar cincang, daging babi cincang, minyak wijen, kecap asin, gula, lada putih bubuk, tepung maizena, dan kastanye air. Aduk rata hingga sedikit lengket.
Ambil selembar kulit wonton, letakkan sedikit isian wonton di tengahnya. Lipat sesuai bentuk yang diinginkan (misalnya ekor ikan mas koki atau segitiga). Ulangi langkah ini hingga semua isian habis.
Didihkan sepanci besar air. Masukkan wonton, masak selama 3-4 menit, atau sampai wonton mengapung dan matang. Angkat dengan saringan dan sisihkan.
Dalam air mendidih yang sama, masukkan mie telur segar. Masak selama 30-60 detik, atau sampai mie sedikit melunak tetapi masih kenyal. Tiriskan airnya.
(Opsional) Jika menggunakan sawi putih atau sawi bok choy, bisa direbus sebentar dalam air mendidih hingga renyah.
Letakkan sedikit lemak babi atau minyak sayur di dasar mangkuk. Letakkan mie telur segar yang sudah direbus di atasnya.
Susun wonton yang sudah direbus dan (opsional) sawi putih atau sawi bok choy di atas mie.
Tuangkan kaldu panas ke atas mie dan wonton. Taburi dengan daun bawang cincang atau daun bawang, sajikan segera.
Masak ini di aplikasi — simpan & lihat menu malam ini
Unduh